NGAWI wisata dan budaya

DIBALIK MUSIM KEMARAU PANJANG ”AIR TERJUN SUWONO,”NGRAMBE BANYAK DIMINATI PENGUNJUNG

NGAWI(MM)DIbalik musim kemarau yang panjang dan sumur-sumur warga yang mulai mengering ,kini Debit Air Terjun Suwono di Desa Hargomulyo, Ngrambe, Ngawi, juga ikut menyusut.

Menurut Ipank, penjaga loket objek wisata suwono waterfall, mengatakan bahwa debit air terjun dari pekan ke pekan terus berkurang. Dia memperkirakan, dibandingkan saat musim penghujan, air yang keluar berkurang hampir separonya. ‘’Air terjun ini langsung dari sumber, bukan sungai, terus jatuh seperti lainnya,’’ ungkap Ipank Minggu (27/10/2019).

Meski sumber utama air terjun menyusut, kondisi beberapa mata air di bawah tebing masih terbilang normal. Hal tersebut membuat sungai di lokasi tersebut tetap deras mengalir dan semakin indah dipandang dan memukau.

 

‘’Kalau yang atas hanya satu (air terjun), tapi yang di bawah sekitar sungai dan tebing ada beberapa,’’ paparnya sembari menyebut meski debit air berkurang, pengunjung objek wisata yang baru dibuka setahun terakhir itu justru kian ramai dan dinikmati oleh beberpa pengunjung dari luar maupun dalam kota.

Ipank merasa cukup bersyukur atas , obyek wisata yang baru dibuka,dari  angka kunjungan wisatawan tak seramai objek wisata lainnya. Setiap hari biasa  hanya tembus  berkisar 50-100 orang. Puncaknya hari Sabtu dan Minggu. ‘’Akhir pekan bisa mencapai dua kali lipat hari-hari biasa,’’ katanya

Menurut pengakuaan salah satu pengunjung Putra warga Sragen, sengaja datang bersama keluarga  ke objek wisata Air Terjun Suwono untuk mencari udara sejuk di tengah panasnya cuaca belakangan ini, meski masih minim fasilitas,bersama kluarganya  betah berlama-lama di lokasi. ‘’Kalau ke Sarangan (Magetan) kejauhan,’’ selain itu harga tiket terjangkau dan buat foto tidak kalah menarik  dengan air terjun yang pernah dia kunjungi ”ujarnya.(dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *