JAWA TIMUR NGAWI wisata dan budaya

Pasar jadul wisata kreatif dan inovatif di kab.ngawi

NGAWI(MM)-Pasar jadoel (pasar jaman dahulu)yang bertempat di Taman Wisata Tawun Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi diadakan tiap Hari Minggu Legi untuk bulan ini jatuh pada (01/03/2020).

Pemandangan unik ini terlihat di event Pasar Jadul Ahad Legi di kompleks Taman Wisata Tawun Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi .

Pasar jadul yang buka mulai pukul 07.00 itu menawarkan bermacam dagangan jadul. Mulai mainan hingga klithikan (kebutuhan sehari-hari). Juga makanan seperti nasi tiwul, nasi jagung, tepo atau lonthong dengan berbagai sambal . Selain untuk nostalgia dengan barang dan makanan zaman dulu, kegiatan ini mengenalkan ke generasi muda.

Kanang Budi Solistyono Bupati ngawi saat               menghadiri event pasar jadul

Para pengunjung sangat berantusias ingin menyaksikan hiburan tradisional baik berupa tarian,gamelan,gendhing yang berirama khas jawa,makanan yang dijajakan pun juga berjenis makanan jadul,Pedagang Jajanan di Pasar Jadul
Komunitas penjual jajanan jadul ini adalah para pedagang yang berasal dari warga sekitar.

Hal ini adalah hal yang sangat inovatif untuk mengangkat perekonomian warga sekitar dari banyaknya para pengunjung yang berkunjung di Wisata Tawun. Hal tersebut dari banyaknya pengunjung yang berjualan di taman, para pedagang mainan, pedagang oleh oleh dan para tukang parkir, semuanya mengalami omset yang menanjak pada saat ada event Pasar Jadul Ngawi.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, yang ditemui ditengah pengunjung mengatakan jika keberadaan paket wisata ini bisa menyedot perhatian publik, terlihat makin banyaknya pengujung setiap kali digelar.

“Ide kreatif untuk membangkitkan nostalgia masa lalu tersebut, mendapat apresiasi dari pengunjung, dan akan terus dikembangkan utamanya penambahan sarana prasarana, sehingga acara yang merupakan ikon Kabupaten Ngawi ini dapat mengundang penasaran pengunjung luar kota dan dapat ketagihan untuk melakukan kunjungan berikutnya,” kata Kanang ( sapaan akrab Bupati Ngawi)

Pedagang yang menyajikan menu makanan jadoel (pasar jaman dahulul)

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi sebagai penyelenggara juga merespons dengan meningkatkan kwalitas.Peningkatan kwalitas terlihat dari berbagai kreasi yang dihadirkan dalam setiap acara dengan nuansa kuno sehingga menambah kesan Jadul.

Selain untuk mendukung budaya, Pasar Jadul menjadi pengungkit baru tumbuhnya ekonomi di masyarakat Desa Tawun dan sekitarnya.(yn/disparpora)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *