PASAR LAWAS CANDI MULYO KEDATANGAN TAMU ISTIMEWA, NOMINASI WAJAH PESONA INDONESIA BERBAGI TIPS

Ponorogo (Mediamataraman.co.id)- Pasar Lawas Candi Mulyo(PLC) yang ada di kecamatan Dolopo Madiun menjadi salah satu pasar yang masih memegang teguh tradisi leluhur, beberapa hal unik di terapkan di pasar yang ada di lapangan desa setempat, dimana untuk model pembayaran nya jika kita ingin berbelanja mengunakan Coin yang terlebih dahulu kita tukar dengan nominal Rp. 1000,00 hingga Rp. 10.000,00.” pembeli tidak mengunakan uang langsung, tinggal pilih jajanan yang akan dibeli terus dikasihkan coin, kembaliaannyapun juga coin.

Kepala desa Candi Mulyo Eliya Widyastuti SE

Kepala desa Candi Mulyo Eliya Widyastuti SE saat ditemui.di sela sela acara mengatakan, minggu ini (8/11) terasa istinewa dengan hadirnya Kangmas dan Nimas Madiun yang mendampingi pemenang nominasi Wajah Pesono Indonesia(WPI).” hari ini kita adakan talk show berbagi tips dan ilmu kepada masyarakat terutama Kangmas dan Nimas Madiun bagaimana proses dalam mengikuti WPI hingga tugas apa yang harus mereka emban,” paparnya.

 

Sementara itu, Rahmad Sodik ketua Pokdarwis desa Candi Mulyo menambahkan, Peken Lawas Candimulyo bisa dikunjungi setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 WIB dan mulai di buka dan dipadati masyarakat pada 18 Agustus 2019,” PLC sengaja dikemas dengan nuansa jadul. Barang dagangan yang dijual juga disesuaikan dengan tema lawas. seperti jajan pasar, jamu dan dawet, juga hasil bumi dan kerajinan Candimulyo.” katanya.

Selain stan pedagang juga tersedia taman bacaan majalah lama dan spot foto. belum lagi pemandangan khas lereng gunung wilis yang begitu mempesona. tak lupa ia berpromosi bagi masyarakat yang kangen dengan suasana pasar tradisional tempo dulu bisa datang langsung ke Pasar Lawas Candimulya,” PLC kita harapkan bisa menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan perekonomian warga Desa Candimulyo,” tukasnya.(dik)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!