Pasca Ditetapkan Zona Merah,Pemerintah Kab.Ponorogo Menyusul Diterapkannya PPKM ,Mulai Tanggal 23 Januari

Ponorogo (mediamataraman.co.id)-Pasca ditetapkanya status Ponorogo menjadi zona merah, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) sepakat memperketat pembatasan aktivitas masyarakat.

Salah satunya dengan kembali memberlakukan jam malam, yang sebelumnya bisa sampai jam 21.00,

“”mulai Sabtu malam minggu (23/1) nanti dimajukan menjadi jam 20.00.wib”kata Sekda Agus Pramono kepada wartawan menjelaskan

Agus Pram menambahkan jika keputusan ini diambil setelah Daerah lain telah terlebih dulu melakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bahkan Kabupaten tetangga seperti Madiun jam 7 malam semua usaha sudah harus di tutup.

Sekda Agus Pramono mengatakan untuk Ponorogo sepakat jam 8 malam dan berlaku untuk semua jenis usaha baik pedagang kaki lima, kios, toko, hingga Tempat Hiburan Malam (THM) sudah tidak beroperasi. Kebijakan ini rencananya akan mulai diterapkan pada Sabtu 23 Januari 2021.

Lebih lanjut dijelaskan, lampu Penerangan jalan umum ( PJU) juga akan dipadamkan saat malam hari, kalau ada yang melanggar Satpol PP bersama Dinas terkait akan mengingatkan, sosialisasi akan kebijakan ini akan terus dilakukan sembari menunggu surat edaran-nya keluar.

Selain jam malam, Pemkab Ponorogo  juga melarang penyelenggaraan resepsi dan hajatan, untuk yang sudah terlanjur akan merayakan pada hari Sabtu dan Minggu (23-24) masih ditoleransi,

namun mulai pekan depan sudah tidak boleh sampai ada evaluasi lebih lanjut.

Selain itu ,Agus pram menyebut pembelajaran tatap muka juga ditiadakan di semua jenjang hingga Ponorogo kembali zona orange. Ketika zona orange seminggu pertama akan dievaluasi untuk pembukaan PTM secara bertahap,

“sementara untuk pembelajaran tatap muka di pondok pesantren yang sudah berada di dalam pondok tetap diperbolehkan, asal bukan yang setiap hari pulang pergi dari Pondok pesantren “Pungkasnya (AN/DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *