Temu Lapang Padi Bareng Gubernur, Bupati Cari Solusi Pasar Beras Petani Lokal

Ponorogo(mediamataraman.co.id)-Rangkaian kunjungan kerja di Ponorogo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri giat panen raya padi di Desa Bedingin, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Selasa, (6/4/2021). Dalam giat ini, Gubernur Jatim didampingi oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita.

Acara panen raya padi tersebut menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) jenis Combine. Gubernur Jatim meminta petani untuk maksimalkan penggunaan mesin pertanian. Hal ini dilakukan untuk efisiensi biaya dan menjaga mutu hasil panen.

“Alat ini dapat memaksimalkan hasil panen. Jika petani melakukan panen dengan Combine maka dapat mengurangi tingkat kehilangan hasil sebesar 10%,” terang Gubernur Jatim.

Karena Ponorogo masuk 10 kota/Kabupaten di Jawa Timur yang menjadi penghasil terbesar, Gubernur juga terus mendorong untuk memaksimalkan potensi pertanian. Program harus dirancang secara detail sehingga kualitas produk pertanian dapat terjaga.

“Kita harus memaksimalkan seluruh potensi produk pertanian kita terutama padi. Kita pastikan secara detail agar kualitasnya bagus, kandungan airnya turun, dan pasar atau marketnya bagus. Semua ini harus dipikirkan dengan matang,” lanjut Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, sebagai tuan rumah sehingga wajib mendampingi Gubernur Jawa Timur, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko akan mencari cara untuk meningkatkan kualitas padi di Ponorogo. Dan Bupati akan mencarikan pasar dasar bagi petani.

Mengingat banyaknya ketentuan dari bulog, Sugiri Sancoko mengharap, “Saya berharap bulog dapat menyerap beras kami. Ini produksi mulai meningkat maka akan kami pikirkan cara handling pasca panen, terutama pengeringan. Hasil panen serapannya masih rendah, karena itu akan kami carikan pasar dasar,” Ujar Bupati yang sering dipanggil Kang Giri ini.(laily)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *