Terus Berinovasi MGMP Bahasa Jawa SMA/SMK Ponorogo Walau Formasi PPPK Belum Jelas

Magetan(mediamataraman.co.id)-Walaupun Formasi untuk PPPK Bahasa Jawa belum Jelas, tak ada kata surut dalam perjuangan para guru bahasa Jawa SMA/SMK Kabupaten Ponorogo.

Hal ini dibuktikan dengan diadakannya Workshop Penulisan Bahan Ajar MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Jawa SMA/SMK/MA Kabupaten Ponorogo yang berlangsung tanggal( 8/4/21 )Hotel Red 3 Sarangan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, workshop dihadiri oleh tiga pemateri yaitu Supriyoko, Romi Puspohandoyo, Andi Kosim, dan juga tidak ketinggalan Pembina MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Ponorogo, H. Agus Prasmono, M.Pd.

Nadhif Dwi Saputra, sebagai ketua MGMP Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan, “marilah kita semua semangat, supaya nanti generasi penerus atau kawula muda semakin tertarik kepada Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu para siswa.” Kata Ketua MGMP yang kini juga berperan sebagai guru bahasa Jawa di SMA Negeri 3 Ponorogo.

 

Sementara itu, Pembina MGMP Bahasa Jawa yang juga berkesempatan untuk membuka acara workshop, H. Agus Prasmono, M.Pd., mengatakan, “saya bangga rata-rata guru Bahasa Jawa yang ada di Ponorogo masih muda-muda. Sebenarnya saya sempat berganti-ganti menjadi pembina MGMP, mulai, BK, Sosiologi, namun di Bahasa Jawa saya merasa berada di habitat saya sendiri.” Kata Pembina MGMP Bahasa Jawa ini.

Lebih rinci, Agus Prasmono mengucapkan, “terimakasih kepada ketiga pemateri, yang berkenan mendukung dan berbagi ilmu kepada semua guru MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Ponorogo. Semoga bisa menjadi amal baik panjenengan semua.” Imbuh Kepala SMA Negeri 1 Ponorogo ini.

Selain itu sebagai pemateri, Supriyoko dalam penuturannya sebelum memberikan materi sempat menyayangkan, “karena memang saya merasa saat ini bahasa Jawa terkesan sangat asing di kalangan masyarakat Jawa sendiri.” ujarnya.

Ia yang juga turut bangga betapa MGMP Jegeg begitu biasa dikenal ini begitu aktif memperhatikan kemajuan bahasa Jawa supaya tetap lestari. Sebagai bentuk apresiasi, ia membawakan 3 buku untuk kenang-kenangan kepada MGMP Bahasa Jawa SMA/SMK Ponorogo setelah menyampaikan sekapur sirih di pembukaan Workshop.(laily)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *