Ponorogo( Mediamataraman.co.id)– Instruksi Pemerintah Daerah untuk mengubah sebagian ruang PKK di kantor desanya sebagai ruang isolasi darurat pencegahan penyebaran Covid-19, menjadi landasan Kepala Desa Babadan mengubah jadi ruang isolasi dadakan.

 

Kepala Desa Babadan Indra Wahyudi mengatakan, pihaknya menata dan menyiapkan lima ruang atau kamar menjadi ruang isolasi. Lima ruang yang disulap menjadi kamar Isolasi itu adalah ruang PKK, yang dulunya untuk pertemuan Dharma Wanita.

 

Lima ruangan tersebut disiapkan untuk warga desanya yang saat ini menjadi perantau, baik yang ada di luar negeri sebagai TKI, maupun yang ada di luar kota sebagai pekerja atau pelajar.

“Ada Lima ruang yang telah kita siapkan, rencananya kita seperti itu, kalau perlu penambahan nanti kita lihat perkembangannya,” ujar Indra.

 

Kades Babadan menyebut, Guna melengkapi kebutuhan sebagai ruang isolasi, ia telah menganggarkan yang diambil dari Dana Desa untuk pemenuhan kebutuhan penghuni ruang isolasi, seperti pengadaan kasur, karpet, kebutuhan mandi dan lain lain.

 

Nantinya di lokasi isolasi tersebut akan ditugaskan relawan, Babinsa, Babinkamtibmas dan bidan desa untuk memantau kondisi warga yang harus diisolasi.

 

”Kalau mejanya itu meja kantor desa yang dimanfaatkan, kemudian kita berikan kasur dan bantal serta untuk kebutuhan mandi dan makannya nanti nya. Semboyan desa Babadan tidak hanya 5M, namun malah 6M, yaitu ditambah Memperbanyak Doa,” pungkasnya. ( Dik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!