Ponorogo(mediamataraman.co.id)-Akhirnya masyarakat Waduk Bendo yang sudah sekian lama mendambakan haknya terpenuhi bisa bernafas lega, sebanyak 54 lembar sertifikat tanah garapan untuk mereka yang terdampak pembangunan waduk ini resmi terealisasi dan disahkan dengan penerimaan di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Jumat, (30/7/21).

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko usai penyerahan sertifikat lahan garapan didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita 

“Sejauh ini ya sudah siap ya, karena kemarin saya datang dan melihat sudah dengan progress 91 persen, sehingga sudah siap dibagikan, saya dan pak Agus ada target waktu agar bendungan segera diresmikan dan bisa bermanfaat. Itu yang paling penting dan bisa kami dorong.” Tutur Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko usai penyerahan sertifikat lahan garapan didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita serta Agus R, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ia juga menambahkan sebab pihaknya segera mengadakan penyerahan sertifikat ini. “Jadi ya sudahlah kita serahkan dulu lahan garapan karena ini memang milik rakyat agar mereka segera memegang haknya. Jadi ini adalah lahan garapan pengganti. Nanti kita bisa lihat SK Bupati untuk luasnya ya, saya tidak hafal.” Sambungnya.

Total 54 lembar sertifikat lahan garapan tersebut terdiri dari 53 tanah lahan garapan pengganti dengan 1 tanah kas desa. Pembangunan waduk Bendo sendiri menurut Sugiri Sancoko sudah mencapai 98 persen, “jadi tinggal 2 persen lagi, sepertinya jalan bagian atas. Direncanakan infounding dalam minggu ini. Karena secara teknis sebenarnya sudah tidak ada masalah. Jadi kita sudah uji secara bertahap untuk diisi dan difungsikan.” Pungkas Kang Giri.

Di sisi lain Dwi Sumarno, warga Desa Ngindeng RT 01 RW 03 merasa sangat lega sangat gembira, “sebelumnya warga yang tadinya sangat resah dan gelisah sekarang bisa bergembira. Kalau seperti ini kita kan sudah ada kekuatan hukum.” Kata Dwi.

“Kami berterimakasih sekali kepada Bapak Bupati karena sudah memenuhi janji pemerintah. Alhamdulillah hak-hak kita sudah terpenuhi kebetulan ini yang terakhir ya jadi rumah sudah, lahan garapan sudah. Fasum juga sudah clear semua, cuma tinggal sedikit-sedikit perbaikan, karena ini aset pemkab yang mengelola desa.” Ucapnya untuk Bupati Ponorogo.(Adv/Laily)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!