Naas!!Tukang Sumur Bor DiTemukan Meninggal Tertimbun Runtuhan Pasir Di Dalam Sumur,Babadan

PONOROGO,mediamataraman.co.id-Nasib apes menimpa Sumadi (50) warga Desa Purwosasi Babadan yang berprofesi sebagai penggali sumur.Ditemukan meninggal dunia diduga karena tertimbun runtuhan/longsoran pasir didalam sumur saat mengebor (mendalamkan) sumur yang sudah jadi.Minggu (28/06) sekira Pukul 11.30 wib

Kronologi berawal Pada hari Minggu ( 28 /06), sekira pukul 10.00 Wib korban kerja mengebor sumur yang sudah jadi (mendalamkan sumur) di Sumur milik Khoirul Anam turut Jl.Sidomulyo Rt.04 Rw.01, Dk.Babadan, Ds./Kec. Babadan, Kab. Ponorogo.

yang diperkirakan kedalaman sumur 25 meter, lalu korban masuk kedalam sumur seorang diri.

”Sekira pukul 11.00 Wib korban sempat meminta gergaji  dan diambilkan.”terang khoirul anam

Selanjutnya sekira pukul 11.30 Wib,khoirul anam memanggil korban yang masih didalam sumur untuk istirahat (isoma), namun saat dipanggil-panggil dr luar sumur sudah tidak ada jawaban.

Mengetahui hal tersebut khoirul anam  memanggil BAYU ANDIKA untuk menyenter/melihat kedalam sumur. Saat disenter kedalam sumur terlihat sudah ada timbunan pasir, diduga korban tertimbun runtuhan/longsoran pasir dalam sumur.

Selanjutnya khoirul anam melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babadan.

Menerima laporan dari salah satu warga petugas piket polsek babadan langsung menuju ke TKP dan memnita bantuan kepada BPBD Ponorogo.

Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo menyampaikan sore ini sekira pukul 15.30, anggotanya yang berjumlah 15 orang masih melakukan evakuasi terhadap korban. Karena timbunan pasir cukup banyak dan berada di kedalaman sumur 20m,

”Korban berhasil di evakuasi setelah proses selama kurang lebih 7 (tujuh) jam ,karena posisi korban yang tertimbun pasir dg ketebalan kurbih 4 meter.”Ujarnya

selanjutnya ,Melakukan visum dengan pihak Puskesmas Babadan dan Hasil olah Tkp & riksa medis :
– Panjang mayat 165 cm
– Memakai kaos pendek warna hitam
– Memakai celana pendek warna hitam
– Celana dalam warna biru
– Hidung kemasukan pasir
– Kaku mayat
– Keluar sperma
– Badan tidak ada luka
– Anus bersih
– Kepala belakang tidak ada luka
– Luka babras di dahi sebelah kiri.

Kapolsek Babadan IPTU YUDI KRISTIAWAN, SH pada saat di konfirmasi mengatakan , Korban sudah dua kali bekerja mengebor sumur milik khoirul anam , yaitu yang pertama sekira dua bulan yang lalu, dan yang terakhir hari ini.

”Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan outopsi dibuktikan dengan surat pernyataan.”pungkas kapolsek

Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dengan semestinya dirumah duka.(nda/dn)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: