POLSEK SAMBIT BERHASIL RINGKUS BANDAR DAN TIGA PENGGUNA PIL KOPLO JENIS DOUBEL LL

PONOROGO,mediamataraman.co.id-Satreskrim Polsek Sambit,Polres Ponorogo Berhasil ungkap Kasus “Setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan,khasiat atau kemanfaatan dan mutu sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 atau 197 UU RI No.36 Tahun 2009, tentang Kesehatan”.

Kapolsek Sambit AKP SUTRIATNO, S.Kom pada saat dikonfirmasi awak media mengatakan olsek Sambit melaksanakan penyelidikan tindak pidana dalam pasal Setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan,khasiat atau kemanfaatan dan mutu sebagaimana dimaksud pasal 196 atau 197 UU RI No.36 Tahun 2009, tentang Kesehatan” yang sangat membuat resah masyarakat khususnya di Wilayah Kec. Sambit.

Berawal dari depan dalam Pasar Wringinanom, masuk Dkh. Krajan, Ds. Wringinanom, Kec. Sambit, Kab. Ponorogo,ketiga saksi yang sedang minum minuman keras jenis Arak jowo, dimana salah satunya terdapat pil berwana putih yg pd permukaan nya bertuliskan LL.

Kemudian di lakukan penggeledahan badan terhadap ketiga pemuda tersebut, dimana pada sks 3 kita dapati barang bukti berupa : 1 (satu) buah plastik warna bening yang berisi 19 (sembilan belas ) butir pil warna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL di simpan di dalam saku celana, dimana menurut pengakuan saksi, bahwa pil tersebut di dapat dengan cara membeli dari BAYU ADI NUGROHO Als.BAYOK Bin HARSONO.

Kemudian petugas pada hari Sabtu  (27 /06/ 20200 sekitar pukul 18.00 Wib berhasil menangkap sdr. BAYU ADI NUGROHO Als.BAYOK Bin HARSONO di rumahnya Jl. Pemanahan RT 01 RW 03 Kel.Kadipaten Kec. Babadan Kab. Ponorogo,

pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa : 1 (satu) buah plastik warna bening yang berisi 34 (tiga puluh empat ) butir pil warna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL , 1 (satu) buah Hand Phone merk VIVO type 1603 warna putih yang dipergunakan untuk transaksi peredaran pil warna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL dan Uang hasil penjualan pil warna putih yang pada permukaanya bertuliskan LL sebanyak Rp.15.000,- (lima belas ribu rupiah)

”Modus operandi Pelaku mengedarkan pil warna putih yg pada permukaan nya bertuliskan LL secara bebas kepada masyarakat orang lain, tanpa ijin dan standart keamanan. Bertujuan untuk mendapatkan sejumlah keuntungan.”terang Kapolsek sambit

Selanjutnya terlapor berikut dg barang bukti diamankan ke Polsek Sambit guna dilaksanakan penyidikan lebih lanjut.

Akibat menanggung jawabkan atas perbuatananya pelaku dijerat pasal 196 atau 197 UU RI No.36 Tahun 2009, tentang Kesehatan (tnt/dn)

 

 

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: