Ratusan Pelari Meriahkan Smada Fun Run Ponorogo 2026, Kacabdindik Berharap Jadi Agenda Tahunan
Mediamataraman – PONOROGO, SMAN 2 Ponorogo kembali sukses menyelenggarakan ajang lari santai bertajuk “Smada Fun Run” pada Minggu (12/4/2026) pagi.
Mengusung tema Run Together, Shine Forever, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 600 peserta yang memadati jalanan di pusat Bumi Reog.
Peserta ajang ini tampil variatif, mulai dari siswa aktif, tenaga pengajar, alumni, hingga berbagai komunitas lari di Ponorogo. Menariknya, seluruh peserta beserta jajaran pejabat yang hadir kompak mengenakan kaos berwarna merah muda.
Warna merah muda tersebut dipilih bukan sekadar untuk estetika, melainkan sebagai simbol kebersamaan. Penggunaan warna seragam ini diharapkan dapat menghapus sekat antara pimpinan dan siswa di lingkungan pendidikan.

Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan jasmani sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar sekolah.
“Kita membangun kesehatan dan refreshing bersama di acara ini agar proses pembelajaran di sekolah nantinya bisa lebih maksimal,” ujar Mursid di sela kegiatan.
Start tepat pukul 06.00 WIB di depan gerbang sekolah. Meski bersifat non-kompetitif, antusiasme para pelari terlihat tinggi saat menyusuri rute yang telah ditentukan oleh panitia.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Ponorogo, Maskun. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan oleh SMAN 2 Ponorogo dalam menyeimbangkan aspek akademik dan kesehatan. Maskun menekankan pentingnya filosofi Mens sana in corpore sano dalam dunia pendidikan.
“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Fun run ini bisa membentuk tubuh yang sehat, sehingga nanti dalam menerima pembelajaran juga bisa lebih maksimal,” paparnya.

Lebih lanjut, ia berharap Smada Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga sesaat, tetapi juga mampu menjaring bibit-bibit atlet lari baru yang dapat membanggakan wilayah Ponorogo.
“Kami butuh prestasi non-akademik dari adik-adik semua untuk mewarnai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo,” tegas Maskun.
Selain aspek kesehatan, Maskun menilai ajang lari ini sebagai sarana nyata untuk membangun karakter disiplin pada siswa. Menurutnya, lari mengajarkan tentang konsistensi.
“Ini adalah ajang untuk membangun karakter disiplin. Lari bukan sekadar soal garis finish, tapi bagaimana kita konsisten sejak awal hingga akhir,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, ia menyatakan dukungan penuh agar Smada Fun Run dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda resmi tahunan bagi SMAN 2 Ponorogo. Roh