Catatan Harkitnas: Forpimda Kembali Absen di Ponorogo, Pejabat Soroti Komunikasi Tak Harmonis
Forpimda Absen di Harkitnas Ponorogo
Ponorogo, Media Mataraman – Ketidakhadiran unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) secara langsung dalam Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Ponorogo kembali memantik pertanyaan. Acara untuk mengenang perjuangan pahlawan nasional itu hanya dihadiri perwakilan Forpimda, bukan pimpinan instansinya.
Pola serupa disebut bukan kali pertama. Pada agenda Musrenbang Kabupaten sebelumnya, pimpinan Forpimda juga terpantau tidak hadir langsung. Kondisi ini memunculkan dugaan di kalangan peserta upacara dan birokrat bahwa ketidakhadiran tersebut bukan sekadar kebetulan.
“Ini agak aneh. Di era Plt. Bupati Ibu Lisdyarita, upacara seperti ini kok tidak dihadiri oleh Forpimda. Jadi aneh,” kata Wisnu P., salah satu warga.
Spekulasi menguat soal tidak harmonisnya komunikasi antara pimpinan daerah dengan Forpimda. Seorang pejabat eselon II yang enggan disebut namanya mengaku kondisi itu berdampak ke kinerja birokrasi.
“Repot mas jika pimpinan tidak harmonis dengan Forpimda, terutama APH (Aparat Penegak Hukum). Kami kerja tidak nyaman,” keluhnya.
Nada serupa disampaikan PNS lain. “Plt. Bupati kurang bisa berkomunikasi dengan baik dengan Forpimda dan memang tidak piawai berkomunikasi,” ujarnya.
Pantauan media Mataraman di lapangan memang menemukan tren ketidakhadiran pimpinan Forpimda pada beberapa agenda resmi Pemkab belakangan ini. Situasi ini dinilai riskan menjelang agenda besar Grebeg Suro yang membutuhkan sinergi penuh seluruh unsur Forkopimda, dari pengamanan hingga koordinasi lintas sektor.
Hingga berita ini diturunkan, media Mataraman masih berupaya menggali informasi yang lebih dalam. Red.