AKBP Damus Asa Datang, gantikan kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo Naik Jabatan
Ponorogo — Media Mataraman, Tongkat komando Polres Ponorogo kembali berganti. Mutasi dan rotasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia membawa perubahan di pucuk pimpinan Polres Ponorogo. AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.H., S.I.K., M.H., yang selama ini memimpin Polres Ponorogo, mendapat amanah baru di lingkungan Polda Jawa Timur sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Posisi Kapolres Ponorogo selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., perwira yang sebelumnya menjabat Kapolres Gunungkidul sejak Januari 2026.
Pergantian ini bukan sekadar perpindahan jabatan. Di balik estafet tersebut terdapat harapan besar masyarakat Ponorogo terhadap sosok pemimpin kepolisian yang mampu membaca denyut persoalan di tengah masyarakat sekaligus berdiri tegak dalam penegakan hukum.
Andin Tinggalkan Ponorogo, Tinggalkan Jejak Pengabdian
Selama mengemban tugas di Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo tergolong cukup lama berada di wilayah hukum Polres Ponorogo. Berbagai dinamika keamanan, ketertiban masyarakat hingga persoalan penegakan hukum menjadi bagian dari perjalanan tugasnya. Kini, setelah mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru, tongkat komando tersebut diserahkan kepada pejabat berikutnya.
Mutasi bagi seorang perwira Polri merupakan bagian dari perjalanan pengabdian. Jabatan dapat berpindah, wilayah tugas dapat berganti, namun setiap langkah pengabdian tentu meninggalkan catatan tersendiri.
Damus Asa, Perwira dengan Rekam Penugasan Panjang Sementara itu, AKBP Damus Asa bukanlah nama baru dalam dunia kepolisian. Lulusan Akpol 2006 ini telah melewati berbagai penugasan di sejumlah wilayah dan satuan.
Kariernya diawali antara lain di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk bertugas di Polres Sleman. Pengalamannya kemudian berkembang melalui sejumlah penugasan strategis, termasuk di lingkungan Polda Jawa Timur pada bidang reserse kriminal khusus.
Damus Asa juga pernah bertugas di wilayah Kalimantan Timur, termasuk Bontang. Pengalamannya semakin beragam ketika mendapat penugasan di Polda Metro Jaya dan dipercaya mengemban posisi sebagai Wakapolres.
Kini, pengalaman panjang tersebut akan diuji di Bumi Reyog.
Harapan Baru Penegakan Hukum di Bumi Reyog Ponorogo bukan sekadar wilayah hukum. Daerah ini memiliki karakter masyarakat yang kuat, kultur pesantren yang hidup, tradisi yang mengakar, serta masyarakat yang semakin kritis terhadap persoalan pelayanan publik dan penegakan hukum.
Karena itu, kehadiran Kapolres baru tentu membawa ekspektasi besar. Masyarakat berharap AKBP Damus Asa mampu menghadirkan penegakan hukum yang tegas tetapi tidak arogan, humanis tetapi tidak kehilangan ketegasan, serta profesional tanpa mengenal tebang pilih.
Kedekatan dengan ulama, tokoh masyarakat, lembaga sosial dan seluruh elemen masyarakat juga menjadi modal penting untuk membangun suasana kamtibmas yang kondusif. Di era ketika informasi bergerak begitu cepat, polisi tidak cukup hanya hadir ketika persoalan telah terjadi. Polisi dituntut mampu membangun komunikasi, mendengar keresahan masyarakat, mencegah potensi konflik, dan memberikan rasa keadilan.
Di sinilah tantangan AKBP Damus Asa di Ponorogo dimulai. Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang kuat ketika menindak, tetapi juga polisi yang hadir ketika rakyat membutuhkan perlindungan. Selamat datang di Bumi Reyog, AKBP Damus Asa. Semoga estafet kepemimpinan ini menjadi awal dari babak baru bagi Polres Ponorogo—lebih dekat dengan rakyat, lebih profesional dalam bekerja, lebih humanis dalam bertindak, dan lebih berani dalam menegakkan hukum.
Dan untuk AKBP Andin Wisnu Sudibyo, selamat menjalankan amanah baru. Jejak pengabdian di Ponorogo menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju tugas berikutnya. Sebab bagi seorang Bhayangkara, berganti tempat tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Tongkat komando boleh berpindah tangan, tetapi pengabdian kepada negeri harus tetap berjalan. Had.